Polisi Belum Pastikan Keterlibatan Anggota TNI/Polri

Direktur Ditembak

Polisi Belum Pastikan Keterlibatan Anggota TNI/Polri

- detikNews
Rabu, 18 Mar 2009 11:48 WIB
Polisi Belum Pastikan Keterlibatan Anggota TNI/Polri
Jakarta - Senjata yang digunakan penembak Direktur PT Putra Rajawalu Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen diduga berjenis Revolver. Dugaan keterlibatan anggota TNI/Polri dalam penembakan misterius itu karena senjata jenis tersebut hanya dimiliki oleh anggota TNI/Polri.

"Kita belum bisa pastikan itu (dugaan keterlibatan TNI/Polri)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Kombes Pol Muhammad Iriawan saat dihubungi detikcom, Rabu (18/3/2009).

Iriawan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut karena uji balistik belum selesai. " Kita masih menunggu hasil uji balistik," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uji balistik sendiri dilakukan di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Uji balistik dilakukan untuk mengetahui senjata jenis apa yang dipakai penembak dan siapa pemilik senjata tersebut.

Sumber di kepolisian mengatakan, senjata api yang digunakan penembak Nasrudin adalah Revolver. Karena lubang bekas peluru yang terdapat di kaca
korban cocok dengan proyektil revolver.

Nasrudin ditembak pada Sabtu (14/3/2009) siang oleh orang tak dikenal. Nasrudin ditembak usai bermain golf di kawasan Modernland, Tangerang.

Dua peluru yang ditembakkan berhasil menembus kepala Nasrudin. Nasrudin akhirnya meninggal setelah dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit
Angkatan Darat Gatot Subroto pada Minggu 15 Maret 2009. (mei/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini