"Kita belum bisa pastikan itu (dugaan keterlibatan TNI/Polri)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Kombes Pol Muhammad Iriawan saat dihubungi detikcom, Rabu (18/3/2009).
Iriawan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut karena uji balistik belum selesai. " Kita masih menunggu hasil uji balistik," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber di kepolisian mengatakan, senjata api yang digunakan penembak Nasrudin adalah Revolver. Karena lubang bekas peluru yang terdapat di kaca
korban cocok dengan proyektil revolver.
Nasrudin ditembak pada Sabtu (14/3/2009) siang oleh orang tak dikenal. Nasrudin ditembak usai bermain golf di kawasan Modernland, Tangerang.
Dua peluru yang ditembakkan berhasil menembus kepala Nasrudin. Nasrudin akhirnya meninggal setelah dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit
Angkatan Darat Gatot Subroto pada Minggu 15 Maret 2009. (mei/anw)










































