Kriminolog dari Universitas Indonesia Erlangga Masdiana menilai, maraknya pembunuhan saat ini karena adanya pergeseran etika dalam dunia kejahatan. Menurutnya, saat ini penembakan atau pembunuhan dijadikan cara ampuh untuk mencapai tujuan.
"Kalau dulu kan orang merampok itu tidak harus membunuh. Kalau pun ada konflik sosial di masyarakat, dulu diselesaikan dengan lembaga adat atau tokoh agama," kata Erlangga saat berbincang dengan detikcom, Rabu (18/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu karena tokoh agama yang bisa jadi panutan juga mengalami kontaminasi. Jadi hampir dikatakan, penyelesaian konflik sosial atau konflik lain diselesaikan antar kedua pihak yang berseteru," ujar akademisi Universitas Indonesia ini.
Erlangga juga menilai, maraknya pembunuhan juga disebabkan karena tingkat stres masyarakat yang makin tinggi. "Orang makin individualis, sistem kegotongroyongan makin menurun. Ini yang memprihatinkan. Ini yang menyebabkan kekerasan itu sebagai solusi menjadi jitu," lanjutnya. (ken/nrl)











































