Pertemuan tersebut, kata Djamal, merupakan awal munculnya suap yang menimpa dirinya.
"Pak Jhonny Allen yang pimpinannya, inisiatifnya dia," kata Djamal usai diperiksa di KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (17/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari situlah anggaran stimulan ada kenaikan itu, dan berimbas pada diri saya," tambahnya.
Waktu pertemuan adalah pada tanggal 19 Februari 2009, tepat pada saat kepulangan Menlu AS Hillary Clinton dari Indonesia. Saat itu turut hadir seluruh anggota panitia anggaran, perwakilan Departemen Keuangan dan Bank Indonesia.
"Anggito Abimanyu juga ada sebagai perwakilan dari pemerintah," imbuhnya.
Lebih lanjut Djamal menjelaskan, setelah pertemuan itu banyak rekanan yang mendekati pimpinan dan panitia anggaran. Lewat Departemen Perhubungan, Komisaris PT Kurniadjaya Wirabakti Hontjo Kurniawan berusaha mendekati Abdul Hadi Djamal dan Jhonny Allen.
"Atas usulan dari Dephub, mendekati saya dan pak Jhonny Allen," pungkasnya. (mad/ndr)










































