"Kita masih terus selidiki segala kemungkinan. Dan kita juga masih periksa saksi-saksi terkait," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iriawan saat dihubungi wartawan, Selasa (17/3/2009).
Sumber di kepolisian mengatakan, eksekutor tersebut berperawakan tinggi kurus. Sang eksekutor ini, kata sumber, merupakan penembak jitu dan diduga pembunuh bayaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dugaan tersebut muncul karena sopir Nasrudin tidak dilukai. Dan tidak ada barang-barang yang hilang.
"Kalau modusnya perampokan, barang-barangnya pasti sudah ada yang hilang. Dan sopirnya juga pasti sudah ikut dihabisi juga," kata sumber.
(mei/nrl)











































