Harapan tersebut dilontarkan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Muhammad Lutfi terkait proyek 10.000 MW tahap II.
"Sungguh disayangkan, bahwa dalam proyek 10.000 MW tahap I tidak ada satu pun produksi lokal yang berpartisipasi," ujar Lutfi saat melakukan kunjungan kerja ke PT Alstom Power Energy System Indonesia (ESI), Senin (16/3/2009).
Lutfi menambahkan bahwa dalam proyek 10.000 MW tahap II, diharapkan PT Alstom Power ESI dapat berkontribusi. Lutfi yakin PT Alstom Power ESI bisa melakukan karena perusahaan yang berlokasi di kawasan Tanjung Perak ini mempunyai fasilitas kelas dunia.
"Dari proyek 10.000 MW, 9.000 MW sudah deal dan sudah dalam progres pengerjaan hingga 37 persen," tambah Lutfi.
Bila PT Alstom Power ESI memutuskan untuk ikut tender proyek 10.000 MW, maka produk Alstom akan bersaing dengan produk dari Jerman, Malaysia, Prancis dan China.
(iwd/mok)











































