Pangdam Cendrawasih Diperintahkan Kejar Pelaku

TNI Tewas Ditembak OPM

Pangdam Cendrawasih Diperintahkan Kejar Pelaku

- detikNews
Senin, 16 Mar 2009 19:28 WIB
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso telah meminta Panglima Kodam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Azmyn Yusri Nasution, untuk mengejar anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), pelaku penembakan anggota TNI. Dalam mencari dan menangkap pelaku, TNI akan berkoordinasi dengan Polri.

"Saya sudah memerintahkan kepada Pangdam XVII/Cendrawasih untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan," kata Djoko Santoso usai menerima penghargaan bintang Yudha Dharma Utama di kantor Departemen Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (16/3/2009).

Langkah yang dimaksud Djoko, pertama, melakukan koordinasi dengan kepolisian. Kedua, melakukan deteksi adanya penyerangan-penyerangan dan motif dari penyerangan itu sendiri. Dan ketiga, segera menindak, menemukan, mencari dan menindak pelaku dari penembakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya keterlibatan kelompok Tabuni dalam insiden penembakan kemarin, Djoko membenarkannya dugaan tersebut.

"Itu jelas, jadi penebakan terhadap patroli gabungan TNI-Polri adalah penyerangan terhadap petugas keamanan dan itu melanggar hukum, maka akan segera TNI dan Polri cari, menemukan dan menindak pelaku," jawabnya.

Djoko juga menegaskan, pihaknya akan terus berupaya menyelidiki dan
membongkar motif penembakan.

"Itu tentunya suatu indikasi bahwa terjadi dinamika situasi yang TNI dan Polri harus memberi atensi yang lebih terhadap kejadian itu," jelasnya.

Namun begitu, lanjut Djoko, pihaknya belum memandang perlu adanya penambahan
pasukan TNI di Papua, tapi hanya mengintensifkan pasukan organik yang ada.

Titik mana saja yang dianggap rawan di Papua?

"Ya semua kami anggap rawan. Kalau ada pos itu artinya rawan," ungkapnya lagi.

(zal/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads