Hal itu tampak dari rusaknya beberapa halte maupun jembatan penyeberang untuk penumpang angkutan yang sempat menjadi favorit warga Jakarta itu. Contohnya, di halte Matraman I.
Pantauan detikcom, Senin (16/3/2009), atap halte tersebut jebol sepanjang 3 meter. Jika hujan turun, para penumpang TransJ harus pandai-pandai menghindari terpaan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dilaporkan, tapi ya itu, belum juga diperbaiki," kata petugas itu saat berbincang dengan detikcom. Sebagai petugas, dia mengaku sangat malu dengan keadaan halte yang menjadi transit koridor Pulo Gadung- Halimun dengan koridor Kampung Melayu- Ancol itu.
Sementara itu seorang karyawati swasta yang biasa menggunakan jasa busway, Fitria meminta agar Pemprov DKI Jakarta segera memperbaiki halte tersebut. "Lagian kan TransJ kebanggan Pemprov DKI, kan malu-maluinย kalau tak segera dibetulkan," ujar perempuan 28 tahun itu.
Selain di Halte Matraman I, kerusakan fasilitas busway juga tampak di 3 halte lainnya yaitu halte Duren Tiga, halte Depkes dan halte Karet. "Jangan cuma promo doang, perawatan juga dong," ujar Mukti, seorang PNS di kawasan Monas, Jakarta Pusat. (asp/ken)










































