"Segera tindaklanjuti kasus suap yang melibatkan Abdul Hadi Djamal, Johny Allen, dan anggota dewan lainnya," kata Koordinator Pusat Aksi Wahyu, Senin (16/3/2009).
Wahyu menambahkan, keterlibatan para petinggi partai serta para calon legislatif yang ikut pemilu kali ini patut diperhatikan. Jangan sampai anggota DPR RI yang seharusnya menjadi contoh rakyat justru menunjukkan perilaku tidak terpuji yaitu melakukan korupsi dan menerima suap.
"Terungkapnya pengakuan dari tersangka AHD (PAN) tentang keterlibatan Johny Allen (Partai Demokrat) merupakan tantangan bagi KPK untuk mengusutnya sampai tuntas," imbuhnya.
Para pendemo datang sekitar pukul 14.30 WIB. Dengan membawa spanduk bertuliskan "SBY Jangan Lindungi Koruptor, KPK Jangan Takut Pada Penguasa" massa berorasi secara bergiliran.
Pada saat yang sama tersangka kasus suap proyek dermaga di Indonesia Timur Abdul Hadi Djamal beserta PNS Departemen Perhubungan Darmawati sedang diperiksa KPK. Mereka berdua diperiksa terkait suap sebesar US $ 90 ribu dan Rp 54,5 juta yang ditemukan di mobil Darmawati.
Uang tersebut diduga diberikan oleh Komisaris Utama Kurnia Wira Bakti Surabaya Hontjo Kurniawan sebagai dana stimulus proyek dermaga di Indonesia Timur. (ape/irw)











































