Penemuan mayat tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Bali AKBP Gde Sugianyar di Mapolda Bali, Senin (16/3/2009). "Mayat yang ditemukan ini diduga pasutri yang menghilang beberapa hari lalu," kata Sugianyar.
Mayat pasutri ini ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi mengenaskan tersangkut di dinding jurang, pukul 10.00 Wita. Ciri-ciri mayat korban adalah, laki-laki kepala botak, tinggi 165 cm dengan luka di bagian belakang kepala. Perempuan yang memiliki tinggi 163 cm mengalami luka di kaki kiri bawah serta terdapat cincin kawin di tangan bertulisan Yoseph. Saat ditemukan, kondisi kedua mayat telah membusuk dikerumuni ulat serta anjing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setelah sehari pergi menjual mobil keberadaan pasutri ini tidak menentu. Keluarga menduga pasutri ini diculik oleh calon pembeli mobil. Keesokan harinya, balita Olivia ditemukan dalam keadaan hidup di pantai Seminyak Bali. Diduga, balita malang ini dibuang di pantai oleh pelaku. Sugianyar menduga bahwa pasturi ini tewas dibunuh saat menjual mobil kemudian dibuang ke jurang.
"Kemungkinan ada unsur perampasan mobil serta kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal," kata Sugianyar.
Tanda-tanda perampasan pun kian kuat setelah mobil Swift yang hendak dijual korban hingga kini belum ditemukan. Rencananya mayat korban akan dibawa ke RSUP Sanglah untuk divisum.
"Visum nanti akan mengungkap penyebab kematian korban," ujarnya.
Keluarga korban begitu mengetahui pasutri ini tewas menangis histeris.Β Korban meninggalkan empat orang anak yang masih kecil-kecil. (gds/djo)











































