Kedua korban masing-masing Angga (22 tahun) warga Perumnas Ciporang, dan Babeh (24 tahun) warga Cigandung Kecamatan Kadugede. Mereka mengalami luka bacokan dan mendapatkan belasan jahitan di kepalanya.
Menurut sejumlah saksi, aksi tawuran geng motor GRB dan Wild Brother ini berawal dari persoalan kecil yang kemudian melebar hingga ke perang batu dan senjata tajam. Bahkan, tawuran berlanjut hingga ke daerah perkotaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah jatuh korban, para oknum genk motor ini langsung melarikan diri. Ironisnya, aksi tawuran ini hanya beberapa meter dari pos polisi dan belum satu pun pelaku tawuran yang ditangkap. (djo/djo)











































