Sering Telat dan Sesak, Warga Pilih Bajaj daripada Busway

Sering Telat dan Sesak, Warga Pilih Bajaj daripada Busway

- detikNews
Senin, 16 Mar 2009 12:17 WIB
Sering Telat dan Sesak, Warga Pilih Bajaj daripada Busway
Jakarta - TransJakarta atau yang terkenal dengan busway pernah menjadi favorit warga Jakarta. Namun kini, kritikan terhadap proyek andalan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso itu terus bermunculan.

Eko misalnya. Kini dirinya memilih naik bajaj daripada busway. Alasannya, meski berisik, bajaj gampang didapat dan tidak berdesak-desakan.

"Tuh, naik busway desak-desakan, enakan naik bajaj kan. Suaranya gruduk-gruduk, seru kan," kata Eko kepada anaknya Chika. Padahal awalnya Chika mengajak sang ayah untuk naik busway lewat halte Senen, Senin (16/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain penuh sesak, armada TransJ juga sering terlambat. "Katanya dulu setiap 5 menit ada. Tapi sekaragn sering telat, bisa 30 menit nunggu," ketusnya.

Eko juga mengkritik fasilitas busway yang tidak berfungi. Atap halte yang bocor, juga tangga halte yang bolong-bolong, menunjukkan ketidakmampuan pengelola bus TransJakarta dalam mengelola angkutan umum massal itu.

"Banyak atap yang bocor, terus tangganya bolong-bolong. Terus TV juga, mana, nggak pernah dinyalain lagi. Dulu saja promosi, dibagus-bagusin," keluhnya. (mei/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads