Pantauan detikcom Senin (16/3/2009), 20 dari 25 rumah sebagian besar atapnya hilang. "Atap rumah saya itu terbang hampir sekitar 10 meter," kata M Yasin, salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah.
Yasin bercerita, kejadian berlangsung sangat cepat. Ketika itu ia bersama keluarganya sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba saja angin berputar sangat kencang.
"Tiba-tiba atap rumah saya sudah hilang," kata Yasin yang tembok rumahnya juga runtuh.
Meski demikian, kata Yasin, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dari amukan angin tersebut. "Waktu itu saya ada di dalam rumah, saya langsung loncat dan menghancurkan kusen, untungnya selamat," kisah Yasin tentang bagaimana ia dan keluarganya menyelamatkan diri.
Selain merusak puluhan rumah, angin juga merusak atap 1 SPBU di bernomor 115110 di lokasi tersebut.
Cuaca buruk pada Minggu kemarin tak hanya terjadi di Ciputat, tapi juga di Pondok Aren dan Gading Serpong. Cuaca yang kurang bersahabat ini terjadi pertumbuhan awan Cb, peralihan dari musim pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau. (lrn/nrl)











































