Pantauan detikcom di rumah duka yang terletak di Kompleks Departemen Agama Tabaria, Jl Daeng Tata 1 A3 No 15 Makassar, Minggu (15/3/2009), tampak rumah tersebut telah dipasangi tenda dan kursi.
Di depan rumah yang tampak sederhana tersebut telah terpajang karangan bunga dari para kolega almarhum di Jakarta. Suara lantunan ayat-ayat suci Al Quran tak henti-hentinya terdengar.
Rencananya jenazah akan dimakamkan besok pagi di tempat pemakaman umum Hartaco, Makassar, tidak jauh dari rumah almarhum. Saat ini makam untuk almarhum telah digali.
Menurut pengakuan paman alhmarhum, My Samson, Nasrudin yang masih memiliki hubungan saudara dengan Walikota Makassar Andi Hery Iskandar ini dikenal memiliki relasi banyak pejabat tinggi. "Dia teman mantan Mendagri Hari Sabarno. Kalau almarhum ke Makassar, biasanya Sekwilda mengantre untuk bertemu," ucap Samson.
Pada mulanya, lanjut Samson, pihak keluarga tidak mengira Nasrudin bisa menjadi orang sukses di Jakarta. Sebab di Makassar Nasrudin hanyalah karyawan biasa dari PT Pembangunan Perumahan.
Namun almarhum memiliki suatu kelebihan, yakni cepat akrab dengan siapa saja. Kedekatan dia dengan para pejabat berawal dari hobi main tenis. Almarhum memang dikenal jago tenis. Di tahun 80-an dia pernah mewakili Provinsi Sulawesi Tengah bemain tenis dalam pekan olah raga Sulawesi.
"Biasa ada pejabat yang berani membayar mahal untuk dijadikan partner main tenis," terang Samson.
Kedekatan almarhum dengan para pejabat tampak ketika salah seorang saudaranya melangsungkan pernikahan. Waktu itu banyak menteri yang menghadiri acara pernikahan tersebut. (sho/anw)











































