"Semua kaget mengenai ini. Apa kejadian ini seolah-olah perampokan atau ada unsur dendam pribadi. Yang jelas sekarang ini mereka bertanya-tanya. Motifnya apa, belum pada tahu," ujar Public Relations Manager PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Budi Perbawa Aji kepada detikcom, Minggu (15/3/2009).
Menurut Budi, perusahaan terus memonitor keadaan Nasrudin. Perusahaan juga telah mengirimkan perwakilannya ke RSPAD Gatot Subroto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasrudin ditembak 2 kali. 2 Timah panas mengenai pelipis kirinya. Sabtu malam dia dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto dari RS Mayapada karena masih koma gara-gara 1 timah panas lagi masih bersarang di pelipis kirinya. Hingga kini Nasrudin belum sadar.
(nik/nrl)










































