Balita Olivia Ditemukan Sendiri di Pantai Seminyak, Kuta

Pasutri Hilang Misterius

Balita Olivia Ditemukan Sendiri di Pantai Seminyak, Kuta

- detikNews
Sabtu, 14 Mar 2009 18:36 WIB
Denpasar - Hilangnya pasangan suami- istri Yospeh Indawan (40) dan Maria Mewati Atata (37) kian misterius. Pasalnya, anak mereka yang masih balita Yovani Olivia (1,5) dibuang di Pantai Jerman, Seminyak, Kuta. Nasib pasutri ini hingga kini belum jelas.

Kecurigaan bahwa pasutri ini diculik disampaikan oleh Pendeta Nemo Bahari kepada wartawan di gereja Pantekosta Jemaat Gloria di jalan Batanghari, Denpasar, Sabtu (14/3/2009).

Pasutri ini hilang sejak Rabu 11 Maret 2009, saat mereka meninggalkan rumah bersama anaknya Olivia untuk menjual mobil Swift kepada calon pembeli di Petang, Badung, Bali. Keberadaan mereka tidak terdeteksi sejak komunasinya putus sejak Rabu pukul 14.00 Wita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Bali, Kamis 12 Maret 2009, tiba-tiba malam harinya, pukul 19.30 Wita, mereka mendapat informasi bahwa ditemukan seorang balita berpakaian merah muda di pantai Seminyak, Kuta.

Kerabat pasutri dan Pendeta Nemo bergegas mencari kebenaran tersebut ke Kuta. Ternyata Olivia ditemukan oleh warga di pantai sendirian tanpa ditemani oleh ayah dan ibunya di tepi pantai. Warga pun menyerahkan Olivia ke Polsek Kuta.

"Saat ditemukan, kondisi anak ini sangat menyedihkan. Bajunya kotor, berbau air kencing, wajahnya memar seperti dibekap, kakinya lebab hingga tidak bisa berjalan," kata Pendeta Nemo.

Olivia pun terlihat ketakutan. Bahkan saat Pendeta memberikan keterangan kepada wartawan di gejera, Olivia yang berada dalam gendongan kakaknya Yosephine (12) terus menangis.  

"Ia terus menangis setiap melihat laki-laki dewasa. Olivia sangat trauma," ujar Pendeta Nemo.

Pasutri ini meninggalkan empat orang anak, yaitu Olivia, serta ketiga kakaknya, yaitu Joshua (13), Yosephine Marsela (12), dan Yonatan Adiwinata (11).

Keberadaan serta penyebab hilangnya pasutri ini secara misterius belum diketahui.

"Jika mereka diculik kenapa tidak ada permintaan tebusan hingga sekarang," ujar Pendeta Nemo.

Ada dugaan pasutri ini bertengkar kemudian meninggalkan anaknya di Pantai Seminyak, kuta. Namun hal itu dibantah oleh Pendeta Nemo.

"Saya rasa mereka keluarga yang harmonis. Konflik keluarga saya rasa tidak ada. Tidak ada kekersan rumah tangga," ujarnya.

Anak-anak pasutri ini pun yakin bahwa ayah dan ibunya tidak pernah bertengkar.

"Mama dan papa tidak pernah bertengkar," ujar Joshua.

Hanya saja diakui bahwa pasutri ini memiliki hutang piutang dalam usaha grosirnya di Pasar Badung. Namun hal itu diragukan sebagai penyebab hilangnya pasutri ini, "Jika hutang-piutang itu  biasa dalam bisnis," ujar Pendeta Nemo. (gds/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait