"Kami mengarah ke sana (Cirebon). Kami lacak berdasar signal pembantu tersebut," kata Kapolsek Cengkareng Kompol K.Ritonga di Mapolsek Cengkareng, Jl Cengkareng, Jakata Barat, Jumat (13/3/2009).
Sebelumnya, polisi membebaskan Amir (45). Amir merupakan pembantu yang masih terdapat hubungan keluarga. Tidak ada dugaan mengarah ke Amir sehingga lelaki tersebut dilepas dan masih menjadi saksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara resmi, Hn merupakan pembantu di keluarga Hanny. Hn bertugas membersihkan rumah dan pekerjaan domestic lainnya.
Hanya saja, hubungan pembantu-majikan tersebut terbilang unik. Hn dapat berhenti maupun melanjutkan pekerjaan menjadi pembantu seenaknya. Sejak menjadi pembantu, Hn sudah keluar-masuk menjadi pembantu hingga dua kali. Dan tidak ada rasa curiga didalam keluarga sendiri.
"Karena kalau pergi nggak membawa kabur harta, ya kalau kembali kita menerima lagi. Kita nggak curiga,β kata putri tertua Hanny, Irma Miftahudin.
Akibat hubungan pembantu-majikan yang unik tersebut, kecurigaan mengarah pada hubungan lebih dari sekedar pekerjaan. Penyelidikan mengarah pada hubungan affair antara keduanya dan berakhir dengan kematian.
"Kita belum sampai kesitu kesimpulannya,β ucap Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Khoiri dalam pesan singkatnya. (Ari/ken)











































