Karena tinggal 30 cm, pohon itu berhenti 'menangis' seminggu lagi.
"Sekarang kalau tinggal 30 cm, untuk menarik air berkurang dan tinggal sisa tenaga untuk menyerap. Saya kira seminggu tidak sampai (tidak 'menangis' lagi-red)," ujar dosen di Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian Institut Pertanian (IPB) Bambang Suliastiantara kepada detikcom, Jumat (13/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang juga menjelaskan, pohon beringin yang umumnya berada di dekat sungai dapat menyerap banyak air. Beringin yang di Tamansari berdekatan dengan Kali Cebokan.
"Kalau kita perhatikan di daerah pinggiran sungai yang ada pohon beringin umumnya mata airnya bagus sekali. Selain itu air juga jernih dan mengalir terus," kata Bambang.
Bambang belum mengetahui khasiat air yang keluar dari pohon beringin untuk pengobatan. "Kalau air di dalam bambu bisa berkhasiat obat untuk mengatasi asma. Tapi kalau beringin saya belum tahu," pungkasnya.
(nik/nrl)











































