Dokter Handrawan Nadesul mengatakan, nyeri lambung disebabkan oleh beberapa faktor. Seseorang dapat terserang nyeri lambung ketika asupan makanan dan minuman yang salah.
"Mungkin makanan yang diterima lambung tidak sehat, terlalu pedas, terlalu panas, terlalu dingin, berduri, kasar karena kurang dikunyah. Itu lambung akan terganggu," kata Handrawan saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang tidak bisa dikesampingkan adalah kondisi kejiwaan seseorang. Menurut Handrawan, seseorang yang kondisi kejiwaan sedang tidak baik, akan gampang terkena serangan nyeri lambung karena lambung sangat dekat dengan jiwa.
"Misalnya pikiran lagi terganggu, stres, sedih dan tegang. Bisa juga tegang karena politik," kata Handrawan sambil tertawa.
Untuk seseorang yang telah memiliki riwayat sakit maag, nyeri lambung akan sangat mudah datang karena faktor-faktor tersebut. Karena itu, disarankan agar mereka yang memiliki sakit lambung berhati-hati dan menghindari faktor-faktor itu.
"Cara menghindarinya ya dengan tidak dekat-dekat sama faktor-faktor yang bisa menyebabkan nyeri lambung. Kalau itu kondisi kejiwaan, ya mungkin orang itu harus lebih bisa mengontrol diri, jangan mudah tersinggung. Kalau ada masalah jangan disimpan sendiri," kata Handrawan.
Handrawan mengatakan, nyeri lambung yang dibiarkan bisa menimbulkan penyakit yang berbahaya. "Awalnya kan hanya mual, nyeri, kalau dibiarkan nanti bisa tukak lambung. Nanti semakin parah nanti lambung bisa bocor, itu bahaya sekali," tandasnya.
(ken/iy)











































