Ginandjar Minta Panglima TNI Lakukan Penyelidikan

Buku Sintong Panjaitan

Ginandjar Minta Panglima TNI Lakukan Penyelidikan

- detikNews
Jumat, 13 Mar 2009 12:10 WIB
Ginandjar Minta Panglima TNI Lakukan Penyelidikan
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso diminta agar melakukan penyelidikan atas isu kudeta pada tahun 1983 yang disebut akan dilakukan Letjen LB Moerdani. Isu itu harus di-clear-kan agar rakyat tidak kehilangan kepercayaan kepada TNI.

"Maka saya sarankan institusi TNI atau tepatnya Panglima TNI, secepatnya mengadakan penyelidikan mengenai masalah ini untuk meng-clearkan persoalannya," ujar Ketua DPR RI Ginandjar Kartasasmita kepada detikcom, Jumat (13/3/2009).

Dalam buku Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando, Letjen TNI Sintong Panjaitan menyatakan, Kapten Prabowo Subianto akan melakukan counter coup untuk menggagalkan rencana kudeta Letjen TNI LB Moerdani terhadap Presiden Soeharto.

Sintong yang pernah menjadi penasihat Presiden Habibie itu juga menyebut counter-coup akan dilakukan dengan menculik beberapa petinggi ABRI antara lain LB Moerdani, Letjen Soedharmono, Marsdya Ginandjar Kartasasmita dan Letjen Moerdiono.

Ginandjar mengatakan, masalah ini sudah bukan menyangkut antar pribadi Prabowo Subianto dengan Sintong Panjaitan. Karena keduanya merupakan prajurit dan perwira tertinggi TNI sehingga menyangkut persoalan martabat, kehormatan, kepercayaan rakyat terhadap TNI dan doktrin-doktrinnya.

"Rakyat bisa kehilangan kepercayaan kepada TNI apabila tuduhan ini dipercaya," katanya.

Menurut Ginandjar, masalah ini sudah menyangkut kehormatan institusi TNI. Panglima TNI (LB Moerdani) dituduh akan melakukan kudeta tidak bisa dianggap remeh dan sepele. Suatu masa ABRI berencana melakukan kudeta dan tuduhan itu sudah tertulis, dibaca ulang oleh rakyat.

"Menurut saya bukan hal yang remeh dan sepele, terutama oleh keluarga besar TNI, di mana saya termasuk di dalamnya," jelasnya. (gus/iy)


Berita Terkait