Istana Bantah Sakit SBY Untuk Alihkan Perhatian Pertemuan JK-Mega

Istana Bantah Sakit SBY Untuk Alihkan Perhatian Pertemuan JK-Mega

- detikNews
Kamis, 12 Mar 2009 19:03 WIB
Jakarta - Sakitnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memunculkan berbagai rumor. Maklum situasi politik menjelang pemilu memang semakin panas. Apalagi selama memimpin pemerintahan baru kali ini SBY membatalkan kegiatannya gara-gara sakit.

Rumor yang munculpun macam-macam dan tentu saja miring. Salah satunya yang sempat beredar melalui SMS sejumlah wartawan menyebut Presiden SBY terkena serangan jantung. Rumor iniย  menjelang sore tadi. Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng yang ikut dalam kunjungan kerja SBY ke Pangkep, Sulawesi Selatan, langsung membantahnya.

"Saya dengar di Jakarta isu sakit jantung segala, ah...macam-macam," tukas Andi melalui telepon , Kamis (12/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain sakit jantung muncul rumor lain yang tidak kalah sadis. Namanya rumor sering kali ngawur dan tidak karuan. Rumor kali ini seakan ingin merusak citra SBY. Isu itu menyebut bahwa kondisi kesehatan Presiden SBY sebenarnya baik-baik saja. Nyeri lambung, katanya, sekadar rekayasa yang sengaja dihembuskan. Tujuannya untuk menarik perhatian publik agar tidak sepenuhnya tertuju pada moment pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Maklum berita SBY mengalami sakit perut memang hampir bersamaan dengan pertemuan antara JK dan Mega. Pertemuan yang berlangsung selama 30 menit di Rumah Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, tersebut memang mendapat perhatian dari media massa dalam dan luar negeri terkait kemungkinan koalisi Golkar-PDIP untuk Pilpres 2009.

Rumor yang tidak karuan itupun sekali lagi dibantah Andi Mallarangeng. "Nggak benar itu, Presiden kan manusia biasa. Bisa sakit kepala, sakit gigi, sakit perut," sahut Andi Mallarangeng geli.

Kondisi SBY kini, dikatakan Andi, sudah membaik. Menurut rencana, SBY akan segera bertolak ke Jakarta Jumat (13/3/2009) besok. SBY membatalkan kunjungan kerjanya ke Banjarmasin, Kalsel.

(lh/iy)


Berita Terkait