Pantauan detikcom, Kamis (12/3/2009), hingga pukul 17.30 WIB, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, suasana di ruangan Abdul Hadi Djamal, anggota DPR asal Senayan dan ruangan Komisi V, tidak ada kegiatan yang mencolok.
Semua aktivitas masih seperti biasa dan normal. Kabar penggeledahan ini sebelumnya memang santer beredar akan dilakukan di ruangan tersebut, hingga kemudian ternyata tidak ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga orang ini telah ditetapkan sebagai tersangka suap proyek pembangunan bandara dan pelabuhan di Indonesia Timur. KPK menemukan bukti uang dugaan suap senilai US$ 90 ribu dan Rp 54,5 juta di mobil Abdul Hadi Djamal.
(ndr/iy)











































