"Saya tidak ingat ada peristiwa seperti itu," kata Ginandjar dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (12/3/2009).
Tudingan Prabowo merencanakan counter coup itu disampaikan Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan dalam bukunya, 'Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara counter coup d'etat itu adalah Prabowo berencana 'mengambil' sejumlah nama perwira tinggi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Para perwira tinggi tersebut yakni Letjen TNI LB Moerdani, Letjen TNI Soedharmono, Marsda TNI Ginandjar Kartasasmita, dan Letjen TNI Moerdiono. (gus/iy)











































