Menteri Dalam Negeri Jerman Wolfgang Schauble memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang sebagai penghormatan untuk para korban. Sebelumnya misa gereja telah dilakukan di kota Winnenden yang berpenduduk sekitar 27 ribu jiwa.
Kanselir Jerman Angela Merkel tampak terguncang dengan peristiwa yang menewaskan 16 orang termasuk pelaku penembakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembantaian dimulai pada Rabu, 11 Maret pukul 09.30 waktu setempat ketika Tim Kretschmer memasuki sekolahnya dulu. ABG berusia 17 tahun itu langsung menembak membabi-buta.
"Dia terus-menerus mengisi mengisi peluru ke senjatanya," kata kepala kepolisian setempat Konrad Gelden kepada wartawan.
Akibat perbuatan Kretschmer, 9 murid sekolah tewas yang terdiri dari 8 anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Tiga guru wanita juga tewas beserta 3 orang lainnya yang kebetulan berada di jalan saat polisi melakukan pengejaran terhadap Kretschmer.
(ita/iy)











































