Dalam insiden berdarah itu, ada seorang guru wanita yang tertembak karena melindungi seorang muridnya. Bu guru itu tewas akibat tembakan tersebut.
Demikian dilansir harian lokal Bild dan dilansir AFP, Kamis (12/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembunuh itu begitu saja masuk ke kelas, mengeluarkan senjatanya dan mulai menembak," kata saksi mata.
"Dia terus mengisikan peluru ke senjatanya," kata kepala kepolisian Konrad Gelden.
Bahkan pelaku yang berusia 17 tahun itu sempat masuk ke sebuah kelas hingga tiga kali. ABG itu pun berteriak: "Kalian belum mati semua?"
Akibat perbuatan Kretschmer, sebanyak 9 murid yang berusia antara 14 tahun dan 15 tahun tewas bersama tiga guru perempuan dan tiga orang lainnya. Para murid terdiri dari 8 anak perempuan dan seorang anak laki-laki. (ita/nrl)











































