"Ya bisa dilakukan. Proyektilnya kan sudah ketemu, jadi ada pembandingnya," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya kombes Pol Zulakrnain Adinegara kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2009).
Kata dia, uji balistik dilakukan guna mengetahui siapa pemilik peluru dan senjata mana yang digunakan. "Setiap pistol itu beda-beda proyektilnya. Semacam sidik jari, beda-beda. Tidak ada yang sama," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi ditemukan tengah berlumur darah di rumahnya di Asrama Brimob Kedaung Blok E1 No.18 RT 02 RW 06 Pamulang, Tangerang Selatan pada Senin (9/3) siang. Istri korban, Theresia yang melihat suaminya telah bersimbah darah kemudian membawanya ke Rumah Sakit Polri.
(mei/ndr)











































