"Ini salah tembak, pelurunya rekoset. Nembaknya ke arah speedboat, bukan ke arah orangnya langsung," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishaq saat dihubungi melalui telepon, Rabu (11/3/2009).
Menurut Sulistyo, persoalan dengan pihak Malaysia ini masih menunggu perkembangan akhir informasi dari Polda Kepulauan Riau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi yang diketahui bernama Bripda ZM ini terkena tembakan peluru rekoset atau pantulan di punggungnya. Saat itu dia bersama 10 warga sipil memasuki perairan Malaysia.
Informasi yang beredar menyebutkan, pihak Malaysia menyangka ZM terkait dengan perompakan, sedang pihak Indonesia hanya menyebut ZM melanggar batas.
"Ini semua masih simpang siur. Dia masih dirawat (di Malaysia). Dan kita semua sama-sama menegakkan hukum," tutupnya. (ndr/sho)











































