Keluarga Protes Basarnas Hanya Prioritaskan Korban Pulau Seribu

16 Orang Hilang di Perairan Sarui

Keluarga Protes Basarnas Hanya Prioritaskan Korban Pulau Seribu

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2009 13:29 WIB
Jakarta - Keluarga korban hilangnya 16 tamu Bupati Yapen Waropen di perairan Sarui, Papua protes nasib keluarganya tidak terlalu diperhatikan. Padahal, korban hilang jumlahnya tidak sedikit.

"Basarnas hanya terkonsentrasi di Kepulauan Seribu (tabrakan kapal) saja," ujar  Lusiana Tonbeng, kakak ipar dari salah seorang korban yang bernama Frediyanto Sunur kepada detikcom via telepon, Rabu (11/3/2009).

Dia berharap, pemerintah pusat juga membantu proses pencarian korban yang beberapa di antaranya adalah pengusaha asal Jakarta ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin yang di Papua ini dianggap sebagai masalah daerah, jauh dari pemerintah pusat sehingga tidak terlalu diperhatikan," sesal Lusiana.

Lusiana menceritakan, Bupati Yapen Waropen saat ini telah mengerahkan Tim SAR untuk melakukan pencarian, termasuk dengan mengerahkan speed boat pribadinya. Namun pemerintah pusat tetap diminta ikut membantu karena wilayahnya sangat luas.

Pencarian sebenarnya telah dilakukan pada tanggal 7 Maret. Namun menurutnya, hingga kini Tim SAR masih belum berhasil menemukan korban. Pencarian ini juga sering terkendala dengan habisnya stok BBM untuk speed boat. Sehingga sering dihentikan selama beberapa waktu. "Mereka sering kehabisan pasokan BBM," pungkasnya. (anw/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini