Tidak seperti istri pertamanya, Maryam Shmouri al-Jarrah, yang tinggal di rumah mewah dengan 5 anaknya di desanya di Maraj, istri keduanya tinggal di apartemen sederhana di kota Masnaa, dekat perbatasan Suriah.Β
Ini memudahkan Ali melakukan perjalanan melintasi perbatasan karena dikira sebagai penduduk lokal. Pekerjaan Ali sebagai agen Israel pun lebih mudah dijalani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana identitas istri keduanya, motif Ali menjadi agen Israel masih misterius. Kepada penyidik, Ali mengatakan berusaha untuk berhenti, tapi Israel tidak mengizinkannya.
Istri Ali pernah diizinkan untuk bertemu suaminya setelah penangkapan itu. "Dia terlihat buruk," katanya.
Penjara Libanon juga sudah merilis foto Ali sebelum penangkapannya. Dalam foto itu, dia terlihat memakai baju formal warna hitam dengan senyum membingungkan.
Salah satu sepupu Ali, Ziad Al Jarrah, lebih dulu dikenal dibandingkan Ali. Ziad yang 20 tahun lebih muda itu adalah salah satu dari 19 pembajak pesawat yang kemudian ditabrakkan ke menara kembar WTC dalam aksi teror 11 September 2001 lalu.
Karena kaitan saudara inilah NYT menarik sinyalemen bahwa Israel terlibat dalam serangan mematikan tersebut.
(Rez/nrl)











































