"Rakyat Tibet menderita. Suasana di sana bagai neraka di bumi," ujar Dalai Lama seperti di India seperti dikutip AFP, Selasa (10/3/2009).
Dalai lama menilai Tibet telah menciptakan ketakutan bagi masyarakat di Tibet. Ia juga meminta agar pemerintah China memberikan otonomi yang sah pada Tibet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Lhasa, Ibukota Tibet, peringatan hari perlawanan ini dilaporkan sepi dari aksi protes dan unjuk rasa. Namun tampak polisi dan tentara bersenjata lengkap berjaga-jaga di jalan-jalan Kota Lhasa.
China telah berkuasa di Tibet sejak tahun 1951. Setelah setahun sebelumnya mengirimkan ribuan tentara dalam operasi militer ke negeri di puncak dunia ini.
(rdf/Rez)











































