"Saya cuman anak buah Mas," ujarnya saat meninggalkan gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (10/3/2009).
Namun ia enggan menjelaskan lebih lanjut siapa saja yang telah mengkambinghitamkannya. Termasuk saat dikonfirmasi tentang keterlibatan Wakil Ketua Panitia Anggaran Jhonny Allen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama diperiksa hampir 5 jam, ia mengaku dicecar pertanyaan tentang siklus anggaran di Komisi V DPR. Selain itu, ia juga ditanya soal proses penyerahan uang yang diduga diperolehnya dari pengusaha asal Surabaya Hontjo Kurniawan.
Abdul Hadi sebelumnya ditangkap bersama Staf TU Dirjen Perhubungan Laut Darmawati Hadareho pada Senin, 2 Maret lalu. Pada saat penangkapan, KPK menemukan barang bukti uang sebesar USD 90.000 dan Rp 54,5 juta di dalam mobil staf departemen Perhubungan Darmawati.
Selain itu, KPK juga menangkap komisaris PT Kurnia Jaya Wira Bakti Hontjo Kurniawan di apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat. Ia diduga sebagai pemberi uang terkait dana stimulus proyek pembangunan dermaga dan pelabuhan di Indonesia Timur. Nilai proyek tersebut mencapai Rp 100 miliar. (mad/gah)











































