Satu proyektil (sebelumnya ditulis dua) itu belum hilang di lokasi kejadian. Dengan demikian, kepolisian tidak bisa melakukan uji balistik untuk mengetahui peluru tersebut milik siapa.
"Tapi proyektilnya tidak ada. Harus ada pembanding. Selongsongnya masih ada di pistol tapi kan proyektilnya tidak ditemukan. Jadi tidak bisa dilakukan uji balistik," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Zulkarnain Adinegara kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/3/2009).
Rudi ditemukan tewas di dalam kamarnya, Komplek Brimob Blok E1 No 18 RT 02 RW 06 Pamulang, Tangerang Selatan, Senin 9 Maret 2009 pukul 13.00 WIB.
Indikasi bunuh diri tersebut terlihat dari luka di bawah kantung mata sebelah kanan. Saat tim forensik hendak menjahit luka tersebut, malah keluar darah dari pelipis kiri korban.
"Kalau menurut yang lihat, hampir tidak tampak (lukanya). Tertutupi oleh rambut," ujar Zulkarnain. (mei/aan)











































