Salah satu pesawat yang mengalami delay adalah pesawat Mandala Air dengan nomor penerbangan RI 291. Pesawat rute Semarang-Jakarta itu seharusnya take off pada pukul 09.00 WIB, Selasa (10/3/2009).
Namun, hingga pukul 10.50 WIB, pesawat ini belum bisa terbang. Bahkan, pesawat yang seharusnya mengangkut penumpang menuju Jakarta itu belum datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Alvin, yang juga anggota DPR itu, akibat amburadulnya jadwal pesawat, ratusan calon penumpang di Bandara Ahmad Yani juga terkena dampak. "Waiting room sampai penuh, karena penumpukan penumpang di luar kewajaran. Banyak penumpang yang tidak kebagian kursi," kata Alvin.
Anggota DPR dari PAN ini juga mengkritik para calon penumpang yang merokok seenaknya di kafe. "Jadi, mau duduk dan minum di kafe pun sangat tidak nyaman, penuh asap rokok yang mencekik," ujar Alvin.
Anggota Dewan yang aktif di Kaukus Penerbangan ini juga mempermasalahkan sistem penerbangan yang terpusat di Jakarta. "Dengan jalur penerbangan yang terpusat di Jakarta, ketika pesawat dari Jakarta terlambat, maka semua penerbangan lanjutannya juga terganggu," kata Alvin.
(asy/nrl)











































