PTPN Kembangkan Pembangkit Listrik Berbahan Bakar Limbah Kelapa Sawit

PTPN Kembangkan Pembangkit Listrik Berbahan Bakar Limbah Kelapa Sawit

- detikNews
Selasa, 10 Mar 2009 02:28 WIB
Jakarta - PT Perkebunan Nusantara 4 (PTPN4 ) Pabatu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), mengembangkan pembangkit listrik berbahan bakar limbah janjang atau tandan kosong kelapa sawit. Diharapkan, kehadiran pembangkit ini dapat mengurangi krisis listrik di Sumut.

Pembangkit ini diresmikan pengoperasiannya oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, Senin (9/3/2009). Pembangkit ini dapat menghasilkan daya mencapai 4 megawatt. Sebesar 2,4 mega watt dimanfaatkan untuk mengoperasikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN 4 Pabatu. Sedang sisanya 600 kilowatt lagi akan dijual kepada PLN.

"Dayanya diutamakan untuk kebutuhan pabrik, sisanya akan dijual ke PLN. Kerjasamanya sudah ditandatangani. Dengan begitu, diharapkan dapat mengurangi krisis listrik di Sumatera Utara," kata Sofyan Djalil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur PTPN 4 Dahlan Harahap mengatakan, sebelum memiliki pembangkit listrik berbahan bakar tandan kosong kepala sawit ini, pihaknya harus mengeluarkan biaya hingga Rp 8 miliar pertahun untuk kebutuhan listrik, yakni membeli listrik dari PLN seharga Rp 780 per kwh. Sementara biaya yang dikeluarkan setelah memproduksi listrik sendiri hanya sebesar Rp 261 per kwh.

"Kita mampu menghemat Rp 3,5 miliar per tahun," kata Dahlan.

Sementara Kepala Bagian Perencanaan PTPN 4 Pabatu Effendi Lubis menjelaskan, untuk menghasilkan uap yang akan menggerakkan turbin, tandan kosong kelapa sawit terlebih dahulu melewati proses pengolahan, dari pemisahan kandungan minyak dan air dari tandan, penghalusan hingga pembakaran di ketel uap. (rul/irw)


Berita Terkait