Kasus Gigolo Swiss vs Wanita Miliuner Masuki Sidang

Kasus Gigolo Swiss vs Wanita Miliuner Masuki Sidang

- detikNews
Senin, 09 Mar 2009 19:25 WIB
Kasus Gigolo Swiss vs Wanita Miliuner Masuki Sidang
Munich - Helg Sgarbi selama ini dikenal sebagai gigolo Swiss. Dia terpaksa berurusan dengan pengadilan gara-gara dituduh menipu wanita terkaya Jerman, Susanne Klatten.

Sgarbi dikenai tuduhan telah menggelapkan jutaan euro uang Klatten dan berusaha memeras Klatten jutaan euro lagi untuk menutupi rahasia hubungan terlarang mereka. Sgarbi diadili di Munich, Jerman, Senin (9/3/2009) seperti dilansir guardian.co.uk.

Dalam kasus yang dikenal sebagai "gigolo vs miliuner", Sgarbi (44) bisa diganjar hukuman 15 tahun penjara bila tuduhan kejahatan pada Klatten, pewaris perusahaan BMW dan orang terkaya nomor 55 sedunia, dan pada 5 wanita lainnya, terbukti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jaksa menyatakan, Sgarbi memeras sejumlah wanita kaya di seantero Eropa. Saat terlibat affair dengan Klatten, Sgarbi sempat memfilmkan hubungan seksual mereka di sebuah kamar di Hotel Holiday Inn.

Sgarbi lalu mengancam akan mengirimkan materi film itu ke direksi BMW dan suami Klatten bila perempuan itu tak memberinya 49 juta euro.

Dalam surat ancaman itu, Sgarbi menulis: Risikomu sangat tinggi, risiko saya tidak."

Dengan menahan rasa malu, Klatten (46) yang dikenal sebagai pebisnis wanita yang serius dan low profile, melaporkan hal itu pada polisi. Sgarbi dicokok polisi pada 2007.

Penyidik polisi menggambarkan Sgarbi sebagai seorang yang pintar menarik hati wanita-wanita yang didekatinya.

Kepada para korbannya, Sgarbi mengaku sebagai pejabat perwakilan Swiss untuk daerah krisis. Ada wanita korbannya yang membelikan cincin begitu Sgarbi melamar, ada juga yang memberinya pinjaman jutaan euro.

Klatten adalah korban terbesar Sgarbi. Mereka bertemu di sebuah resort kesehatan eksklusif di Innsbruck pada Juli 2007. Lalu mereka terlibat affair di selatan Prancis bulan berikutnya, lalu kencan ke Holiday Inn di Munich untuk bercinta yang lantas difilmkan oleh Sgarbi.

Pada September, Klatten terperdaya oleh cerita Sgarbi yang mengaku melukai seorang gadis dalam sebuah kecelakaan mobil di Florida dan membutuhkan 7 juta euro (sekitar Rp 106 miliar) untuk membayar keluarga korban. Sgarbi berjanji akan mengembalikan pinjaman itu.

Klatten menyerahkan uang sebanyak itu dalam sebuah kotak yang berisi 14 ribu lembar cek senilai masing-masing 500 euro di garasi Holiday Inn.

Sgarbi lalu merayu Klatten agar ibu 3 anak itu meninggalkan suaminya untuk Sgarbi dan menyarankan agar Klatten menempatkan 290 juta euro (Rp 4,3 triliun) di dana investasi untuk mengongkosi hidup mereka.

Klatten lalu memutuskan hubungan ini namun Sgarbi buru-buru mengancamnya agar membayar 49 juta euro (Rp 742 miliar) padanya atau dia menyebarkan film syur mereka.

Bila Sgarbi mengaku bersalah, sidang ini diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat. Namun bila dia menggunakan haknya untuk diam, maka Klatten dan wanita-wanita lain yang pernah menjadi korbannya, akan dipanggil untuk bersaksi melawannya. (nrl/irw)


Berita Terkait