Detikcom bertemu ‘kolega’ wartawan ini di Centre Belge de la Bande Dessinée atau Belgian Comic Strip Center di Rue de Sables, Brussels, Rabu (4/3/2009). Sederhananya, ini adalah museum komik Brussel.
Museum ini lahir dari kebanggaan masyarakat Belgia dengan komik mereka. Di museum ini pengunjung bisa mengetahui sejarah komik di Belgia dan tentu saja display beraneka tokoh komik yang ada.
Dari Asterix sampai Lucky Luke, dari Smurf sampai Spirou. Semua ada di sini. Namun tentu saja Tintin punya kavling paling luas. Di lobi utama museum, patung Tintin dan foto pengarangnya, Herge, sudah menyambut pengunjung bersama dengan roket Tintin untuk pergi ke Bulan.
Saat membayar tiket masuk di lantai 2, ada patung Tintin, Kapten Haddock dan
Profesor Calculus dengan baju astronot. Nah, display khusus bertema Tintin yang lebih lengkap ada di lantai 3.
Anda bisa melihat perkembangan setiap tokoh utama di komik Tintin dan profil pengarangnya. Jangan lewatkan juga berbagai replika benda-benda penting dalam petualangan Tintin ke berbagai belahan dunia. Misalnya saja ada Patung Kuping Belah, Tongkat Raja Ottokar dan Cerutu Sang Pharaoh.
Agar lebih interaktif, pengunjung bisa menyelipkan muka dan berfoto, dari balik lukisan kakek moyang Kapten Haddock. Yang unik, ubin pecah di tangga museum pun diberi tanda dengan adegan Kapten Haddock terpeleset.
Puas melihat-lihat Tintin, Anda bisa berbelanja. Selain komik sebagai dagangan utama, dijual pula beraneka pajangan bertema tokoh komik. Namun harganya jangan ditanya. Karena barang asli berlisensi, harganya dari belasan sampai ratusan Euro. Tapi jangan khawatir, berbagai toko pernak-pernik komik yang bertebaran di Jakarta, menjual dengan harga lebih murah barang sejenis. (fay/mad)











































