"Kita belum mendapatkan informasi seperti itu dari kepolisian di sini," ujar Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Yayan GH Mulyana saat dihubungi detikcom, Minggu (8/3/2009).
Yayan juga belum mendapatkan informasi resmi dari NTU soal benar tidaknya rumor tentang Zhou sebagai supervisor proyek David. Meski keduanya berasal dari program yang sama, hal tersebut belum dapat dibuktikan.
"Kami hanya tahu soal Zhou dari pemberitaan terbuka saja, bahwa dia adalah salah seorang asisten di NTU," jelas Yayan.
Namun Yayan beserta jajaran KBRI di Singapura mengaku tidak tinggal diam. Persoalan ini akan ditelusuri hingga tuntas.
"Ini masih terus kita telusuri, informasi apapun akan kita beritahu. Kalau sekarang polisi masih melihat kasus keduanya sebagai kasus koroner," pungkasnya. (mad/mad)











































