Dalam pemberitaan beberapa media di Korea Utara, wacana ini semakin gencar dilontarkan. Kantor Berita Korea Utara menuturkan, kesiapan tempur merupakan bagian dari upaya melindungi diri sendiri dan kehormatan bangsa.
"Perang akan pecah, jika Amerika Serikat dan pasukan bonekanya di Korea Selatan sudah mengerahkan kekuatan dan melakukan serangan khusus," tulis media tersebut, sebagaimana dikutip AFP, Senin (9/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perang antara Korea Utara dan Korea Selatan sebelumnya pernah berkecamuk pada tahun 1950-1053. Saat itu, pasukan AS mendukung Seoul dengan mengirimkan 28.500 personelnya. (mad/mad)











































