Kesepian, Mahasiswa Asing di Singapura Dilanda Stres

Kesepian, Mahasiswa Asing di Singapura Dilanda Stres

- detikNews
Minggu, 08 Mar 2009 17:11 WIB
Kesepian, Mahasiswa Asing di Singapura Dilanda Stres
Singapura - Setelah kematian David Hartanto Widjaja, mahasiswa asing di Singapura menjadi sorotan. Mereka banyak yang merasakan kesepian hingga stres.

Kesepian ini antara lain dirasakan oleh mahasiswa jurusan Bisnis Singapore Management University (SMU) asal Kamboja Sopheaktra Phann (20).

Phann mengaku kesepian sebab menurutnya tidak mudah untuk menjalin hubungan pertemanan di Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak mudah berteman karena yang saya rasakan pelajar di Singapura tidak selalu ramah. Jika sudah begitu saya jadi merasa kesepian, jadi emosional dan berpikir untuk berhenti sekolah dan pulang ke rumah saja," aku Phann seperti dilansir The Straits Times, Minggu (8/3/2009).

Phann sendiri sudah menetap selama 5 tahun di negeri singa ini. Sebelum bersekolah di Singapore Management University, Phann pernah bersekolah di Anglo-Chinese Junior College, Singapura.

Tapi, rupanya tak hanya Phann yang merasa kesepian seperti ini. Diakui Phann, seorang temannya juga merasakan hal yang sama. Teman Phann bahkan tak mau lagi mengikuti pelajaran di kelas dan lebih memilih untuk tinggal di kamarnya.

"Saya sangat khawatir padanya, saya bahkan terpaksa harus sering memeriksa keadaannya hingga dia merasa lebih baik," ujar Phann.

David Hartanto adalah mahasiswa Indonesia di Nanyang Technological University (NTU). David tewas jatuh dari lantai 4 gedung fakultas NTU setelah diduga menikam Profesor Chan Kap Luk.

Hingga kini, dikatakan Menteri Pendidikan Singapura, dari 49 ribu pelajar di universitas Singapura, 20 persennya adalah pelajar asing. (nov/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads