Seperti dikutip dari Strait Times, Minggu (8/3/2009), para perampok bersenjata ini sebelumnya beraksi menjarah harta 11 pekerja yang juga berasal dari Vietnam di kawasan Utara Malaysia.
Aksi mereka pun dipergoki polisi, tidak mau tertangkap, para perampok lantas melarikan diri dengan menggunakan mobil. Kejar-kejaran sempat terjadi di jalan, hingga kemudian mobil para perampok berhasil diberhentikan.
Tapi mereka juga tidak mau menyerah dan melakukan perlawanan. "Polisi dalam posisi bertahan, kami lalu menembak beberapa kali dan lima orang perampok meninggal," jelas Kepala Polisi Penang Wira Ayub.
Pistol, peluru, topeng ski, dan pisau ditemukan di dalam mobil tersebut. "Kejahatan di kawasan yang banyak dihuni pekerja asing meningkat, kemungkinan karean kehilangan pekerjaan akibat krisis global," jelas Wira. (ndr/)











































