AS Tak Akan Serahkan Hambali ke Indonesia

AS Tak Akan Serahkan Hambali ke Indonesia

- detikNews
Sabtu, 07 Mar 2009 14:43 WIB
AS Tak Akan Serahkan Hambali ke Indonesia
Washington - Pemerintah AS kabarnya tidak akan menyerahkan gembong teroris Hambali ke pemerintah Indonesia. Hal ini diungkapkan sumber-sumber kepolisian antiteroris Indonesia seperti dilansir harian Australia, Sydney Morning Herald, Sabtu (7/3/2009).

Menurut sumber-sumber senior tersebut, AS telah menegaskan bahwa mereka tidak akan menyerahkan Hambali setelah penjara Guantanamo ditutup.

Dituturkan mereka, Hambali kemungkinan akan dipindahkan ke sebuah penjara di AS. Sebab Hambali merupakan satu dari 14 tahanan "bernilai tinggi" yang ditahan di penjara militer Guantanamo, Kuba.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya harian Singapura, Straits Times memberitakan, otoritas AS telah mengizinkan pejabat antiteroris Indonesia menemui dan mewawancarai Hambali di Guantanamo. Pertemuan itu terjadi sekitar dua pekan lalu, berdekatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton ke Jakarta.

Padahal selama ini pemerintah AS selalu menolak permintaan Indonesia untuk mewawancarai Hambali alias Riduan Isamuddin.

Menurut analis terorisme Sidney Jones dari International Crisis Group, kepulangan Hambali ke Indonesia akan menjadi masalah bagi pemerintah RI. "Dia akan menjadi selebriti... Dia akan menjadi titik penyemangat bagi kelompok militan Islam," tuturnya.

Hambali disebut-sebut sebagai pemimpin gerakan radikal Jemaah Islamiyah (JI) yang terkait jaringan Al Qaeda pimpinan Osama bin Laden. Pria Indonesia itu dituduh berada di balik serangkaian serangan teroris di Indonesia, termasuk serangan bom Natal tahun 2000, serangan bom Bali tahun 2002 dan serangan bom di Hotel JW Marriott tahun 2003. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads