"Tak ada yang bisa kami perbuat atas gajah liar yang masih mengitari perkampungan kami. Sampai saat ini belasan gajah liar masih di sekitar perkampungan penduduk. Jaraknya paling jauh hanya 30 meter," kataย kata Tokoh Masyarakat Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Refri dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (6/03/2009).
Dia menjelaskan, saat ini warga dua desa yakni Desa Balai Makam dan Desa Petani Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau risau. Setiap malam pasca penyerangan gajah, warga setempat secara bergiliran melakukan ronda. Ini terpaksa dilakukan agar belasan ekor gajah itu tidak menyerang rumah penduduk kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, belasan gajah itu sekarang ini berada di semak belukar yang tidak jauh dari pemukiman penduduk. Sesekali juga terlihat gajah itu memasuki perkebunan sawit milik warga. Letaknya yang tidak jauh dari pemukiman itu, kadang terdengar teriakan gajah.
"Belasan gajah itu setiap malam berkumpul di bekas kawasan lindung Balai Raja. Namun sebagian lagi tetap saja di sekitar perkampungan kami. Dari depan rumah kami sendiri masih terlihat dengan jelas belasan gajah liar itu," kata Refri. (cha/ken)











































