Belasan Ekor Gajah Masih Mengitari Perkampungan di Riau

Belasan Ekor Gajah Masih Mengitari Perkampungan di Riau

- detikNews
Jumat, 06 Mar 2009 22:56 WIB
Pekanbaru - Warga di Kabupaten Bengkalis Riau, masih tetap berjaga-jaga pasca seorang warga tewas diserang gajah. Belasan gajah sampai saat ini masih mengitari rumah mereka.

"Tak ada yang bisa kami perbuat atas gajah liar yang masih mengitari perkampungan kami. Sampai saat ini belasan gajah liar masih di sekitar perkampungan penduduk. Jaraknya paling jauh hanya 30 meter," kata  kata Tokoh Masyarakat Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Refri dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (6/03/2009).

Dia menjelaskan, saat ini warga dua desa yakni Desa Balai Makam dan Desa Petani Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau risau. Setiap malam pasca penyerangan gajah, warga setempat secara bergiliran melakukan ronda. Ini terpaksa dilakukan agar belasan ekor gajah itu tidak menyerang rumah penduduk kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Letih juga rasanya kami setiap malam bergadang dengan membakar sejumlah ban bekas dan kayu bakar. Ini guna mengantisipasi agar gajah jangan masuk kembali. Sampai kapan kami harus begini tanpa ada solusi yang diberikan pemerintah," kata Refri.

Dia menjelaskan, belasan gajah itu sekarang ini berada di semak belukar yang tidak jauh dari pemukiman penduduk. Sesekali juga terlihat gajah itu memasuki perkebunan sawit milik warga. Letaknya yang tidak jauh dari pemukiman itu, kadang terdengar teriakan gajah.

"Belasan gajah itu setiap malam berkumpul di bekas kawasan lindung Balai Raja. Namun sebagian lagi tetap saja di sekitar perkampungan kami. Dari depan rumah kami sendiri masih terlihat dengan jelas belasan gajah liar itu," kata Refri. (cha/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini