Kasus David Harus Jadi Pelajaran Bagi Pendidikan di Indonesia

Kasus David Harus Jadi Pelajaran Bagi Pendidikan di Indonesia

- detikNews
Jumat, 06 Mar 2009 09:06 WIB
Kasus David Harus Jadi Pelajaran Bagi Pendidikan di Indonesia
Jakarta - Kasus kematian David Hartanto Widjaja, mahasiswa Universitas Nanyang yang juga eks peserta Olimpiade Matematika, masih menjadi misteri. Namun, ada pelajaran berharga bagi dunia pendidikan Indonesia dari peristiwa tersebut.

"Semua pendidikan di sekolah dan bangsa ini jangan hanya mengunggulkan otak, tapi watak juga," ujar pengamat pendidikan Arief Rachman kepada detikcom, Kamis (5/3/2009) malam.

Menurut Arief, jika benar David bunuh diri karena nilainya anjlok, maka ada yang salah dalam pendidikan yang selama ini diikutinya. Idealnya, seorang anak harus memperoleh keseimbangan antara ilmu spiritual, emosional dan intelektual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya yakin kondisi spritual dan emosianal David baik, tapi tekanan intelektual keras. Mungkin tuntutan studi terus menerus," tambahnya.

Sekolah-sekolah di Indonesia saat ini harus mulai mengembangkan kemampuan anak dalam melakukan toleransi terhadap ketidaksempurnaan. Selama ini, kata Arief, guru masih terlalu berat menuntut anak untuk berbuat tidak salah.

"Anak-anak malah lebih rela diam daripada bicara tapi salah. Harus diajarkan juga sikap sportif saat mengalami kekalahan," pungkasnya.

David adalah mahasiswa Universitas Nanyang Singapura yang diduga menusuk profesornya Chan Kap Luk (45). Mahasiswa tingkat akhir itu ditemukan tewas setelah diduga bunuh diri dengan meloncat dari lantai 4. Kini jenazah David sudah dikremasi dan abunya disebar ke laut. (mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads