Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri N. Hassan Wirajuda dalam pidato pembukaan konferensi bertema Unity in Diversity, the Culture of Coexistence in Indonesia di Roma, Kamis (4/3/2009) seperti .
"Toleransi yang berkembang dalam hubungan antara penganut berbagai agama di Indonesia, yang berakar dari budaya musyawarah untuk mufakat, menjadi salah satu cara dalam membangun dan mempertahankan keharmonisan dunia moderen," demikian Wirajuda, seperti disampaikan Korfungsi Pensosbud Musurifun Lajawa kepada detikcom petang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsultasi Bilateral
Selain membuka konferensi, Menlu Wirajuda yang didampingi oleh Dirjen Amerika Eropa Deplu, pejabat Deplu, Dubes RI Roma dan staf, juga telah melakukan pertemuan konsultasi bilateral RI-Italia dengan Menlu Italia Franco Frattini.
Pertemuan ini diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai Konsultasi Bilateral (MOU on Bilateral Consultation) antara RI dan Italia. Pertemuan konsultasi ini merupakan pertemuan pertama, yang membahas secara intens hubungan kedua negara di berbagai bidang.
Kedua Menlu sepakat bahwa beberapa kesamaan kedua negara dalam penghargaan atas nilai-nilai fundamental dari demokrasi, HAM serta masyarakat pluralistik dan toleran yang telah berlangsung selama ini merupakan dasar kuat bagi peningkatan kerjasama kedua negara.
MOU tersebut juga menegaskan bahwa kedua negara akan berupaya untuk merealisasikan kerjasama tidak hanya pada sektor-sektor ekonomi, perdagangan, investasi, pertahanan, pendidikan, kebudayaan, perubahan iklim, ketahanan energi, namun juga pada berbagai isu global.
Promosi Investasi
Kedua pihak menjadwalkan akan memulai kerjasama ini di antaranya dengan promosi investasi BKPM di Italia pada Mei 2009 serta kunjungan Menlu Italia ke Indonesia awal 2010, yang akan disertai sejumlah pengusaha.
Kunjungan Menlu RI di Italia diakhiri dengan dialog bersama Friends of Indonesia dalam breakfast meeting pada Kamis pagi (5/3/2009), yang diharapkan dapat memperkuat jaringan diplomasi total RI, khususnya di sisi keterlibatan kalangan non pemerintah.
Dalam kesempatan pertemuan yang diikuti kalangan pengusaha, anggota parlemen, lembaga penelitian (think tank) dan tokoh agama Italia ini, Menlu menyampaikan hasil-hasil pembicaraan bilateral Indonesia-Italia serta penyelenggaraan konferensi.
Menlu juga mengharapkan dukungan Friends of Indonesia untuk mengisi kesepakatan yang telah ditandatangani sehari sebelumnya, baik itu di bidang politik, ekonomi, maupun sosial budaya, yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi kedua negara.
(es/es)











































