Dirut PT Masaro Anggoro Wijaya, yang disebut-sebut sebagai agen penjualan produk Motorola di Indonesia, diminta untuk menambah uang saku anggota komisi. Dan jumlah yang diberikan sebesar US$10.000-12.000 .
Mantan ketua komisi IV Yusuf Erwin Faishal mengaku jika dirinya yang meminta tolong kepada Anggoro. Permintaan itu disampaikannya saat bertemu Anggoro di Hotel Sultan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak dijelaskan secara rinci kapan perjalanan ke Meksiko dilakukan dan siapa saja pesertanya. Tidak dijelaskan pula mengapa dirinya meminta uang saku ke Anggora.
Sebenarnya, masih menurut Yusuf di persidangan, negara sudah menganggarkan dana untuk keperluan anggota Dewan. Namun karena banyak yang mengajak anggota keluarga, anggaran itu menjadi tidak cukup lagi.
"Uang itu akhirnya diberikan oleh salah satu anak buah Anggoro, bernama David," kata Yusuf. Uang sebanyak itu, tambah Yusuf, sebenarnya tidak sesuai dengan permintaan. Jika dipenuhi, angka itu bisa jauh lebih besar.
"Jika dipenuhi bisa mencapai US$ 40.000," pungkasnya.
(mok/ndr)











































