"Pada mesin palang pintu kereta ada trouble, ada beberapa lampu indikator yang tidak menyala, " kata Kariyanto kepada detikcom di lokasi kejadian, Kamis (5/3/2009) pukul 19.00 WIB.
Kariyanto menuturkan, mesin tersebut memang sudah rusak 1 jam sebelum kereta melintas. Namun ia membantah jika palang pintu tersebut sempat dibuka kembali setelah ditutup selama 10 menit.
"Penyebabnya macet arah dari Bandengan Selatan menuju Jembatan Tiga, mobil terhambat dengan mobil di depan yang lagi macet, dan pintu sudah tertutup," tuturnya.
Hal ini dibenarkan juga oleh Kepala Humas PT KA Daops I Jabodetabek Ahmad Sujadi. Ia menyatakan, puluhan mobil yang terus memaksa untuk lewat adalah penyebab utama kejadiaan naas ini.
"Sudah ada standar keamanan untuk palang pelintasan, namun ini karena mobil yang terus memaksa," pungkasnya. (mad/nrl)











































