Orang Miskin Diperkirakan Jadi 14,8 Persen di 2009

Orang Miskin Diperkirakan Jadi 14,8 Persen di 2009

- detikNews
Kamis, 05 Mar 2009 18:12 WIB
Denpasar - Krisis ekonomi global membuat upaya penanggulangan jumlah orang miskin di Indonesia tertahan. Jumah orang miskin tahun 2009 diperkirakan melonjak ke angka 33, 714 juta orang (14,8 persen) atau meningkat dari target pemerintah pada level 32,38 juta orang (14 persen).

Demikian disampaikan Sekjen Departemen Sosial Ghazali Husni Situmorang dalam Rapat Koordinasi Sosialisasi Program Pemberdayaan Sosial Tahun 2009 di hotel sanur Paradise, Denpasar, Kamis (5/3/2009).

Husni menambahan jumlah penduduk miskin terjadi jika laju inflasi ada di level 9 persen dan pertumbuhan ekonomi pada level terparah berdasarkan perhitungan pemerintah 4,5 persen. "Itu artinya laju inlfasi lebih tinggi dari taret inflasi APBN tahun 2009 yaitu 6,2 persen dan pertumbuhan ekonomi 6 persen," katanya.

Untuk mengantisipasi dampak krisis, departemen keuangan menyiapkan stimulus fiskal sebesar 71 triliun. Fiskal sebesar 11 triliun untuk KUR (kredit usaha rakyat) dan perluasan PNPM (program nasional pemberdayaan masyarakat).

Departemen Sosial mengarahkan program kepada pemberdayaan kelompok miskin produktif yang tergantung dalam kelompok usaha bersama (KUBE).

Sejak tahun 2007, BLPS (bantuan langsung pemberdayaan sosial) telah menjangkau 33 provinsi, 408 kabupaten, 5267 kecamatan, 10.514 desa, 52.560 KUBE serta 525.600 KK.

Program pemberdayaan masyarakat miskin pada tahun-tahun sebelumnya juga terhambat bencana alam yang luar biasa mulai dari musibah tsunami Aceh, Jabar, gempa Yogyakarta, Bangkulu, Papua hingga banjir di wilayah Jawa Timur saat ini. (gds/djo)


Berita Terkait