Bibit Pohon Akan Disebar dari Udara pada 200 Ribu Ha Lahan

Bibit Pohon Akan Disebar dari Udara pada 200 Ribu Ha Lahan

- detikNews
Kamis, 05 Mar 2009 16:32 WIB
Jakarta - Sekitar 150 ribu sampai 200 ribu hektar lahan di Indonesia akan direboisasi.
Bibit pohon itu tidak ditanam satu per satu, namun disebar melalui udara.

"Pemerintah memutuskan akan melakukan metode penanaman benih melalui udara, namanya aeroseeding," kata Menteri Kehutanan MS Kaban.

Hal itu disampaikan Kaban usai rapat koordinasi dengan Wapres Jusuf Kalla (JK), di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aeroseeding ini akan diterapkan pada 150 ribu sampai 200 ribu hektar lahan
kritis di Indonesia, antara lain di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Biayanya menjadikan lahan kritis menjadi hutan lindung ini sekitar Rp 50 miliar- Rp 100 miliar. "Itu untuk semuanya. Untuk sewa pesawatnya, untuk beli bibitnya," ujar Kaban.

Bibit yang akan ditanam antara lain, bibit pohon trembesi, sengon, kaliandra dan
tanaman keras lainnya. Program ini, imbuh dia, berbeda denga Gerakan Nasional
Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Gerhan) yang sudah dilaksanakan. "Ini untuk percepatan," kata dia.

Alasan metode ini dipakai, menurut Kaban, adalah jangkauan yang luas. Bahkan di
daerah yang sulit dijangkau. ย Selain itu juga waktu penyebarannya lebih cepat. Metode ini, sebelumnya sudah diuji coba di Nganjuk, Jawa Timur. Di Nganjuk, ada 3 petak dengan total luas 350 meter persegi yang ditanami bibit dari udara. "Hasilnya tumbuh 22 pohon," kata dia.

Namun Kaban mengakui tingkat kegagalan metode ini belum diketahui dan masih diuji.

Selain Wapres JK dan Menhut MS Kaban, ada Menteri Negara Kementerian Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Menteri Pertanian Anton Apriantono dalam rapat koordinasi ini. (nwk/aan)


Berita Terkait