Imbauan Jilbab Bagi Polwan Jangan Jadi Ajang Diskriminasi

Imbauan Jilbab Bagi Polwan Jangan Jadi Ajang Diskriminasi

- detikNews
Kamis, 05 Mar 2009 15:15 WIB
Imbauan Jilbab Bagi Polwan Jangan Jadi Ajang Diskriminasi
Jakarta - Imbauan agar Polwan memakai jilbab jangan sampai menyinggung perasaan penganut agama lain. Sebab tidak semua polisi beragama Islam. Terlebih lagi Polri adalah lembaga negara.

"Jangan sampai nanti memunculkan diskriminasi anak emas dan anak tiri, ini yang perlu dihindari," kata pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar saat dihubungi melalui telepon, Kamis (5/3/2009).

Menurutnya, pada dasarnya polisi masih seperti di militer, imbauan pimpinan bisa ditafsirkan menjadi perintah. Untuk itu ada baiknya bila masalah agama yang digolongkan ke dalam ruang privat tidak diungkit-ungkit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi itu aparatur pemerintah, menghargai pada multireligion. Jangan sampi menyinggung perasaan agama lain dan jangan ada diskriminasi pemaksaan bagi Polwan yang muslim," ujarnya.

Bila imbauan jilbab ini adalah cara pembinaan personel, hendaknya jangan menyangkut keagamaan karena bisa salah tafsir.

"Ada cara lain dalam pembinaan personel, katakanlah mencegah perilaku menyimpang yakni pengawasan terhadap polisi diperketat dengan pengawasan internal dan eksternal, juga dengan meningkatkan kesejahteraan," urainya.
(ndr/nrl)


Berita Terkait