"Jangan sampai nanti memunculkan diskriminasi anak emas dan anak tiri, ini yang perlu dihindari," kata pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar saat dihubungi melalui telepon, Kamis (5/3/2009).
Menurutnya, pada dasarnya polisi masih seperti di militer, imbauan pimpinan bisa ditafsirkan menjadi perintah. Untuk itu ada baiknya bila masalah agama yang digolongkan ke dalam ruang privat tidak diungkit-ungkit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila imbauan jilbab ini adalah cara pembinaan personel, hendaknya jangan menyangkut keagamaan karena bisa salah tafsir.
"Ada cara lain dalam pembinaan personel, katakanlah mencegah perilaku menyimpang yakni pengawasan terhadap polisi diperketat dengan pengawasan internal dan eksternal, juga dengan meningkatkan kesejahteraan," urainya.
(ndr/nrl)











































