"Kita punya atase kepolisian di Singapura. Di ASEAN juga sudah ada kerjasama interpol antarnegara anggota. Jadi, kita yang harus proaktif bekerjasama dengan interpol Singapura untuk melakukan investigasi," kata anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi saat dihubungi detikcom, Kamis (5/2/2009).
Seperti diberitakan, teman-teman dekat David di Singapura dilarang diwawancarai media seputar peristiwa tragis tersebut. Bahkan, belakangan diketahui tidak ada luka di pergelangan tangan David yang sebelumnya dianggap sebagai bukti ia telah bunuh diri. Pihak keluarga malah menemukan beberapa luka tusukan di leher anak kesayangannya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada mahasiswa asing yang seperti itu di Indonesia, pihak kita kan juga pasti akan menutupi untuk menjaga citra universitas dan negara," ujar alumnus NTU ini.
Dosen tamu di Institute of Defense and Strategic Studies NTU ini berharap agar kasus tewasnya David segera diusut tuntas meskipun jasadnya sudah dikremasi dan dibuang di laut Singapura.
"Segera harus mengusut tuntas dan lakukan upaya-upaya hukum untuk menegakkan negara kita yang dirugikan," tegasnya. (lrn/ape)










































