"Hari ini, Iran telah memiliki rudal dengan jangkauan 2000 KM (1250 mil). Dan karenanya semua daratan Israel, termasuk fasilitas nuklir pemerintah, ada dalam jangkauan kemampuan roket kami," kata panglima Garda Revolusi Iran Mohammad Ali Jafari seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/3/2009).
Rudal ini dimaksudkan untuk menahan segala kemungkinan serangan dari musuh termasuk sekutu Israel, Amerika Serikat. Pihak Israel sendiri belum memutuskan melakukan tindakan militer jika diplomasi gagal mengakhiri proyek nuklir Iran.
"Sebuah terobosan mungkin dilakukan jika negosiasi dilakukan dengan pijakan sama dan menegaskan Iran mempunyai hak pengayaan nuklir," ujar Duta Besar Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Ali Ashgar Soltanieh.
Namun, banyak pakar pertahanan sangsi Iran memiliki teknologi rudal secanggih itu. Pengamat pertahanan Paul Beaver meragukan apakah rudal tersebut bisa mengenai tepat sasaran.
"Saya akan sangat terkejut jika Iran telah mencapai tingkat kecanggihan itu," katanya, dari London. (ape/lrn)











































